Recent Post

Iklan

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Rabu, 26 Mei 2010

Diam-Diam PBB Kerap Berdialog Rahasia dengan Taliban

Militan Taliban sempat negosiasi dengan PBB (Foto: AFP)

KABUL - PBB ternyata selama ini melakukan pembicaraan tersembunyi dengan kelompok militan Taliban. Hal ini diketahui setelah mantan utusan PBB untuk Afghanistan Kai Eide buka mulut.

Menurut Kai Eide, yang baru saja menyelesaikan masa tugasnya di Afghanistan, penangkapan terhadap petinggi Taliban yang dilakukan Pakistan, membuat pembicaraan rahasia PBB tersebut menjadi terhenti. Eide sendiri mengaku pembicaraan ini sudah berlangsung satu tahun lalu.


"Kontak pertama terjadi pada musim semi tahun lalu. Tentunya segalanya terhenti sejak Afghanistan mengadakan Pemilu Presiden. Kondisi rumit dalam pemilu membuat segala bentuk pembicaraan terhenti," uangkap Kai Eiede seperti dikutip BBC, Jumat (19/3/2010).

"Usai pemilu, pembicaraan dimulai kembali hingga beberapa pekan lalu," tambah diplomat asal Norwegia tersebut.

Eidi menyatakan, tidak perlu perang untuk mengatasi perlawanan Taliban. Menurutnya banyak celah untuk melakukan pembicaraan dengan kelompok militan tersebut. Ia bahkan menyebutkan jika seorang perwakilan senior dari Presiden Afghanistan Hamid karzai, memiliki akses untuk melakukan negosiasi.

Bulan lalu penangkapan atas pemimpinan kedua tertinggi dari Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar, sempat membuat berang Presiden Karzai. Menurut seorang penasihat Presiden Karzai, Baradar sebelumnya sempat memberikan 'lampu hijau' untuk menghadiri koferensi damai selama tiga hari, yang akan diprakarsai oleh Karzai bulan depan.

Eide melanjutkan, dampak penangkapan atas Baradar beserta beberapa petinggi Taliban lain membuat kesempatan untuk melakukan negosiasi menjadi sirna. Ia memperkirakan butuh waktu berbulan-bulan bahkan lebih untuk membangun kepercayaan antara Pemerintah Afghanistan dan Taliban, agar terbangun upaya negosiasi.

Saat diwawancara di rumahnya di Oslo, Norwegia, Eide mengecam tindakan Pakistan yang menangkap para tokoh Taliban. Menurutnya, penangkapan tersebut membuat semua upaya pembicaraan damai Pemerintah Afghanistan dengan Taliban menjadi hancur berantakan. Menurutnya Pakistan tidak menyadari peran yang mereka jalankan.

Pihak Pakistan sendiri membantah tuduhan Eide tersebut. Mereka berdalih jika langkah penangkapan tersebut dilakukan untuk menghentikan upaya pembicaraan yang dapat mempengaruhi masa depan dari Afghanistan.


http://okezone.com

0 komentar: