Recent Post

Iklan

Ada kesalahan di dalam gadget ini

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 10 April 2012

Sistem Aplikasi Inventory Management Toko Cahaya Elektronik


PROPOSAL PENGEMBANGAN PROYEK SISTEM INFORMASI

SISTEM APLIKASI INVENTORY MANAGEMENT TOKO CAHAYA ELEKTRONIK, DEPOK





Diajukan Guna Memenuhi Tugas Pengembangan Proyek Sistem Informasi

Dosen : Dr. Lily Wulandari
















Disusun Oleh :

1. Badai Samoedra (10108376)

2. Oky Aji Prakoso (12108366)

3. Qory Cahya Puspita (11108539)

4KA08

FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI

UNIVERSITAS GUNADARMA

2012

DAFTAR ISI

Halaman Judul ……………………………………………………………. 1

Daftar Isi ……………………………………………………………. 2

1. Latar Belakang ……………………………………………………………. 3

2. Rumusan Masalah..…………………………………………………………. 3

3. Batasan Masalah ……………………………………………………………. 4

4. Tujuan Proyek………………………………………………………………. 4

5. Kelebihan dan Kekurangan Sistem…………………………..……………. 4

6. Metodologi Proyek..…………………………………………………………. 5

7. Tinjauan Pustaka

A. Perkembangan Java..…………………………………………………… 5

B. MySQL..…………………………………………………………………. 5

C. UML…...……………...…………………………………………………. 6

8. Analisa dan Pembahasan

A. Tahapan Perencanaan……..…………………………………………… 8

B. Tahapan Analisis…………………………………………………..……. 9

C. Tahapan Perancangan………………………………………..………… 11

9. Daftar Pustaka ……………………………………………………………. 15

1. LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi sekarang semakin meningkat, tak heran banyak sekali suatu perusahaan besar atau sebuah toko yang memanfaatkan suatu aplikasi usaha bisnis mereka sebagai suatu alat bantu dalam meencetak atau mencatat setiap transaksi penjualan maupun pembelian berlangsung, contohnya Toko Cahaya.

Toko Cahaya ini adalah sebuah perusahaan kecil atau unit dagang yang bergerak dibidang elektronik. Toko Cahaya mempunyai sebuah gudang tempat para distributor menstok barang mereka. Oleh karena itu, Toko Cahaya membutuhkan aplikasi tambahan yaitu mengembangkan sistem aplikasi penjualan dengan ditambahkan atau dikembangkan menjadi sistem aplikasi inventory management.

Sistem aplikasi inventory management dibuat guna mempermudah dalam membuat management dari persediaan barang yang terdapat digudang Toko Cahaya, agar memperlancar proses produksi dan pengelolaan barang yang datang. Karena sebelumnya, dalam proses management Toko ini menggunakan cara manual dengan mencatat semua barang yang datang didalam sebuah buku.

Pengolahan data secara modern mutlak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan akan pengolahan data yang lebih baik dalam proses management. Hal ini sangat menguntungkan karena dapat mengurangi data rangkap, memudahkan dlaam pencarian data, dan meminimalkan segala resiko yang akan terjadi.

Atas dasar diatas pula aplikasi inventory management ini menggunakan bahasa pemrograman Java, dan untuk mengelola databasenya menggunakan MySQL, serta menggunakan text editor Netbeans IDE 7.0.

2. RUMUSAN MASALAH

1. Bagaimana merancang aplikasi inventory management menggunakan Java

2. Bagaimana melakukan implementasi aplikasi inventory management

3. Bagaimana menguji aplikasi inventory management

3. BATASAN MASALAH

Ruang lingkup aplikasi ini hanya pada pembuatan aplikasi inventory management untuk upaya sistem regulasi (pengaturan) dengan mempertimbangkan segala aspek, seperti mengelola persediaan barang, waktu yang dibutuhkan untuk menerima kuantitas pesanan setelah pesanan dilakukan, dan ketidakpastian akan permintaan barang.

4. TUJUAN PROYEK

Membuat sistem aplikasi inventory management, bertujuan tidak hanya sekedar untuk menyimpan barang saja, akan tetapi juga untuk mengupayakan dan memeudahkan sistem regulasi (pengaturan) sehingga dapat mendukung kelancaran dalam proses produksi dan pengelolaan penyediaan barang dengan fleksibel.

5. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN SISTEM

§ Kelebihan sistem, antara lain :

1) Database yang terintegrasi dapat memudahkan management data dan informasi.

2) Integrasi data dapat dijaga dengan baik.

3) Mudah digunakan (user friendly).

4) Sudah terdapat sistem inventory management, tidak hanya sistem penjualan saja.

§ Kekurangan sistem, antara lain:

1) Tampilan yang masih sangat sederhana.

2) Hanya dapat digunakan dalam satu lokasi apabila terhubung dengan kabel LAN.

3) Tidak dapat digunakan atau diakses menggunakan internet (belum online).

6. METODOLOGI PROYEK

Metodologi yang digunakan penulis adalah sebagai berikut :

1. Metode pertama yang digunakan penulis yaitu Perencanaan. Penulis merencanakan pembuatan aplikasi inventory management menggunakan Java, bertujuan agar para pengguna dapat mengelola persediaan barang.

2. Dalam metode analisa ini, penulis mengumpulkan informasi dan menganalisa dengan cara mempelajari buku-buku serta literatur-literatur yang berhubungan dengan pembahasan dalam proposal ini.

3. Perancangna aplikasi ini menggunakan Netbeans IDE 7.0 degan menggunakan bahasa pemrograman Java.

4. Testing dan implementasi aplikasi ini langsung pada Toko Cahaya.

6. TINJAUAN PUSTAKA

A. Perkembangan Java

Pada dasarnya, ada berbagai macam platform tempat aplikasi-aplikasi perangkat lunak (software) untuk dieksekusi seperti Microsoft Windows, Unix, Linux, Netware, Macintosh, dan OS/2, akan tetapi aplikasi-aplikasi yang berjalan pada suatu platform (misalnya Windows) tidak akan bias dijalankan di platform lain (misalnya Linux) tanpa usaha kompilasi ulang, bahkan dengan malakukan pengubahan kode program. Java platform merupakan perangkat lunak yang menjadi mesin virtual bagi aplikasi-aplikasi Java untuk dieksekusi, oleh sebab itu aplikasi Java tidak perlu dikompilasi ulang jika telah dikompilasi di suatu platform dan akan dijalankan di platform yang berbeda dengan platform saat dikompilasi.

B. MySQL

MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basis data, yaitu SQL (Structured Query Language).

MySQL dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembang software dan konsultan basis data bernama MySQL AB yang bertempat di Swedia. Awalnya Michael Widenius, pengembang satu-satunya di TcX DataKonsult AB (sebelum perusahaan itu berubah nama menjadi MySQL AB) memiliki sebuah aplikasi UNIREG dan rutin ISAM buatannya sendiri dan sedang mencari antarmuka SQL yang cocok untuk diimplementasikan kedalamnya.

Mula-mula ia memakai miniSQL (mSQL) pada eksperimennya, namun mSQL dirasa kurang sesuai, karena terlalu lambat dalam pemrosesan query. Akhirnya Michael Widenius mencoba membuat sendiri mesin SQL yang memiliki antarmuka mirip dengan SQL, tetapi dengan kemampuan yang lebih sesuai, dan lahirlah MySQL. Dengan menggunakan MySQL, proses akses basis data lebih user-friendly atau sangat mudah digunakan.

C. Notasi Unified Modelling Language (UML)

Unified Modelling Language (UML) adalah notasi yang lengkap untuk membuat visualisasi model suatu sistem. Sistem berisi informasi dan fungsi, tetapi secara normal digunakan untuk memodelkan sistem komputer. Di dalam pemodelan obyek guna menyajikan sistem yang berorientasi pada objek pada orang lain, akan sangat sulit dilakukan jika pemodelan tersebut dilakukan dalam bentuk kode bahasa pemrograman. Kesulitan yang muncul adalah timbulnya ketidakjelasan dan salah interpretasi di dalam pembacaan kode pemrograman untuk pemodelan objek tersebut.

a) Diagram UML

UML merupakan sintak untuk membuat model logika dari suatu sistem dan digunakan untuk menggambarkan sistem agar dapat dipahami selama fase analisis dan desain. UML biasanya disajikan dalam bentuk diagram/gambar yang meliputi class beserta atribut dan operasinya, serta hubungan antar class yang meliputi inheritance, association, dan komposisi. Dibawah ini macam-macam diagram UML, diantaranya:

1) Use Case Diagram

Use case digram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem, yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case mepresentasikan sebuah interaksi antara actor dengan sistem.

2) Class Diagram

Class diagram memperlihatkan hubungan antar class dan penjelasan detail tiap-tiap kelas didalam model desain dari suatu sistem. Class menggambarkan keadaan (attribute/property) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metode/fungsi).

3) Activity Diagram

Activity diagram menggambarkan berbagai alur aktifitas dalam sebuah sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing berawal, decision yang mungkin terjadi dan bagaimana mereka berakhir. Activity adalah struktur yang lebih tinggi yang terdiri atas action-action yang berurutan. Oleh karenanya activity diagram menunjukkan action-action yang membangun sebuah aktivitas.

4) Sequence Diagram

Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas waktu dan obyek-obyek yang terkait. Sequence diagram bisa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan.

5) Collaboration Diagram

Collaboration diagram adalah informasi yang disampaikan sama dengan sequencial diagram namun beda dalam pengambaran dan kegunaan saja. Dalam diagram ini digambarkan hubungan antar objek dan actor dengan tidak memperhatikan waktu/urutan.

6) Component Diagram

Component diagram mengandung component, interface dan relationship. Hal penting pada component adalah component mewakili potongan-potongan yang independent yang bisa dipesan dan diperbaharui sewaktu-waktu.

7) Deployment Diagram

Deployment diagram menunjukan tata letak sebuah system secara fisik, menampakkan bagian software yang berjalan pada bagian-bagian hardware. Bagian utama hardware/perangkat keras adalah node; yaitu nama umum untuk semua jenis sumber komputasi. Ada 2 tipe node yang mungkin. Processor adalah node yang bisa mengeksekusi sebuah component, sedangkan devicetis tidak. Device adalah perangkat keras (seperti printer atau monitor) tipikalnya menjadi interface dengan dunia luar.

7. ANALISA DAN PEMBAHASAN

A. Tahapan Perencanaan

Sistem informasi berbasis komputer saat ini sudah menjadi suatu kebutuhan yang penting, terlebih bagi suatu industri perdagangan. Dengan bantuan aplikasi ini, pengguna yang ingin mengelola pada saat persediaan barang, tidak perlu lagi menggunakan cara manual. Untuk mendukung hal tersebut maka dibutuhkan sebuah aplikasi inventory management untuk membantu pengelolaan persediaan barang yang sebelumnya dilakukan secara manual.

Pada proses ini, perencanaan strategis sistem informasi akan dilakukan pemetaan mengenai kerangka kerja strategis, rincian biaya, dan staff yang akan terlibat dalam pembuatan sistem baru yang akan digunakan pada Toko Cahaya.

a) Kerangka Kerja

Tahap awal yang akan dilakukan adalah membuat kerangka kerja strategis untuk memenuhi kebutuhan pengguna dalam proses management dan penyediaan barang. Berikut adalah kerangka kerjanya:

§ Pengguna menginput barang-barang dengan cara penyesuaian barang.

§ Pengguna menginput transfer barang yang dikirim oleh distributor.

§ Pengguna mereview atau melihat persediaan barang.

b) Rincian Biaya

NO

Spesifikasi

Jumlah

Harga Satuan

Jumlah

1

Software:

a). Netbeans IDE 7.0

b). MySQL

1

1

Rp. 1.000.000,-

Rp. 1.000.000,-

Rp. 1.000.000,-

Rp. 1.000.000,-

2

Tenaga Ahli:

a). Sistem Analis

b). Desainer

c). Programmer



Rp. 20.000.000,-

Rp. 10.000.000,-

Rp. 15.000.000,-

3

Tahap Analisa dan Desain (mengumpulkan data dan dokumentasi)



Rp. 200.000,-

4

Tahap Implementasi Sistem Aplikasi dan Perbaikan



Rp. 500.000,-


TOTAL BIAYA



Rp. 47.700.000,-

Tabel 3.1 Rincian Biaya

c) Staff yang akan terlibat dalam proyek

Dibawah ini adalah staff yang akan terlibat dalam proyek:


B. TAHAPAN ANALISIS

Sistem aplikasi yang akan dibuat diperlukan analisis permasalahan secara mendalam dengan menyusun suatu studi kelayakan, antara lain:

a) Menganalisa Kelayakan Teknis

Kelayakan teknis yaitu dengan menganalisa sumber daya yang akan digunakan untuk menjalankan sistem baru pada Toko A.

b) Pembuatan Jadwal

Pembuatan jadwal merupakan hal yang sangat diperlukan untuk mengukur sejauh mana efektifitas pelaksanaan dalam setiap tahapan-tahapan yang dikerjakan.


Tabel 3.2 Jadwal Kerja Proyek

c) Menganalisa Fakta Studi

Sistem yang lama menggunakan cara manual untuk memproses data. Pemrosesan data dilakukan dengan cara pembukuan manual kemudian data tersebut akan disimpan dalam bentuk arsip per periode bulan. Hal ini sangat tidak efektif dan menghabiskan banyak kertas karena data masih berupa fisik.

Dari segi fisik keamanan data sangat rentan akan kerusakan karena hal-hal yang tidak terduga misalnya kebocoran, kebakaran, dan pencurian. Dilihat dari sisi keamanan pengolahan data oleh orang yang tidak berwenang dan tidak bertanggung jawab.

Berdasarkan fakta diatas maka sistem yang lama ini sangat tidak efektif karena proses management/pencarian data masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan banyak waktu, karena sistem ini tidak terintegrasi maka sering terjadi kerangkapan data.

Oleh karena itu, dibutuhkan sistem baru yang lebih efektif dan terintegrasi yang dapat membantu pengguna atau karyawan dalam mencari/menginput data.

C. TAHAPAN PERANCANGAN

Tahap perancangan ini akan dibagi menjadi tiga yaitu perancangan sistem, perancangan database, dan perancangan tampilan.

a) Perancangan sistem secara umum

Desain sistem secara umum pada sistem aplikasi inventory management adalah sebagai berikut:

Gambar 3.1 Kerangka Sistem Secara Umum

b) Perancangan database

Perancangan database management menggunakan Class Diagram. Class diagram management berisi kelas-kelas untuk menampilkan form transfer barang, penyesuaian, dan form isi gudang. Kelas-kelas tersebut disimpan dalam pakeet management.

Gambar 3.2 Rancangan Diagram Class Management

c) Perancangan tampilan

Rancangan tampilan merupakan rancangan tampilan sistem baru yang akan dibuat. Pada rancangan ini terdapat beberapa menu tampilan. Dibawah ini adalah rancangan form dari desain-desain sistem baru:

Gambar 3.3 Desain Form Menu Utama Management

Gambar 3.4 Desain Form Menu Utama Pencarian

Gambar 3.5 Desain Form Penyesuaian

Gambar 3.6 Desain Form Transfer

Gambar 3.7 Desain Form Isi Gudang

Gambar 3.8 Desain Form Pencarian Penyesuaian

Gambar 3.9 Desain Form Pencarian Transfer

DAFTAR PUSTAKA

Buku:

[1] Huda, Miftakhul, Aplikasi Inventory Multi Store Plus Management dengan Java, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta, 2011.