Recent Post

Iklan

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 05 Mei 2011

Gaji Telat, Silakan Lapor ke FIFA


Jakarta - Persoalan gaji pemain telat tengah melanda beberapa klub di Indonesia. PT Liga Indonesia, selaku pengelola Liga Indonesia, menyebut bahwa para pemain punya hak untuk mengadu ke FIFA.

Beberapa klub yang dimaksud di antaranya adalah Arema dan Deltras Sidoarjo. Sejumlah pemain Arema sudah lima bulan belum menerima gaji. Sementara para pemain Deltras bahkan sampai mengadu kepada Bupati.

Sekretaris PT Liga, Tigor Shalom, mengatakan bahwa kasus seperti ini kerap terjadi setiap musim. Jika sebuah klub melakukan demikian, maka mereka telah melakukan pelanggaran terhadap kontrak dengan pemain.

Andai sebuah klub masih menunggak gaji pemain, sampai akhirnya si pemain itu pindah di akhir musim, maka berarti pihak klub masih memiliki "utang" terhadap si pemain. Andai tak kunjung diberikan, si pemain bisa melapor kepada FIFA atau PSSI. PT Liga sendiri juga bisa menjatuhkan sanksi.


"Sanksi tegasnya, mereka harusnya tidak bisa mengikuti kompetisi atau ditahan pendaftaran pemain asingnya dulu."

"Tapi, kalau kasusnya tak kunjung selesai, pemain bisa mengadu ke FIFA. Kalau kasusnya sudah ke FIFA, biasanya bisa berimplikasi pada pengurangan poin atau paling berat didegradasi."

Menurut Tigor, sanksi denda pun juga bisa dijatuhkan FIFA kepada klub yang menunggak gaji pemain. "Denda juga bisa. Jumlahnya bisa puluhan ribu dolar, tergantung kasusnya," tuntasnya.

0 komentar: