Recent Post

Iklan

Powered By Blogger

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kamis, 09 Desember 2010


ANALISIS TUGAS
°DATA INPUT OUTPUT
°MEREPRESENTASIKAN DATA

ANALISIS TUGAS
- Pengertian :

Proses menganalisis dan menggambarkan bagaimana manusia melaksanakan tugas / pekerjaannya, apa saja yang dilakukan / peralatan apa yang digunakan dan hal-hal apa saja yang perlu diketahui. Memeriksa tugas-tugas user untuk mengetahui dengan baik apa yang dibutuhkan user dari interface dan bagaimana mereka akan menggunakannya.

TEKNIK ANALISIS TUGAS
- Teknik analisis tugas terbagi atas tiga bagian :

1. Dekomposisi tugas adalah memisahkan tugas kedalam urutan sub-tugas,bertujuan untuk menjelaskan aksi yang dilakukan manusia,menstrukturkan tugas didalam hierarki sub-tugas dan menjelaskan urutan sub-tugas

2. Analisis Berbasis Pengetahuan adalah dengan dimulainya daftar semua objek dan aksi yang terlibat dalam tugas dan membangun taksonominya

3. Teknik Berbasis Relasi Entitas adalah asosiasi dengan basis data pada model database entitas,mewakili system



Contoh Analisis Tugas :

} In order to clean the house
} get the vacuum cleaner out
fix the appropriate attachment
} clean the rooms
} when the dust bag gets full, empty it
} put the vacuum cleaner and tools away

KOMPONEN ANALISIS TUGAS

- Terdapat 3 Komponen dalam Analisis Tugas :

1. Aktivitas adalah kegiatan user atau manusia melakukan suatu pekerjaan

2. Artifak adalah sebuah alat yang dapat dimodifikasi atau diproses ulang sesuai dengan kebutuhan pengguna

3. Hubungan adalah suatu koneksi atau interaksi anatara manusia dengan system,dalam hal ini hubungan antara manusia dengan system sangatlah penting karena satu sama lain sangat berkaitan


Dalam Analisis tugas kita harus mempunyai dua macam cara/system untuk melakukan analisa,yaitu :

- INPUT

- OUTPUT

INPUT

- Pengertian :
Merupakan aktifitas pemberian data kepada komputer, dimana data tersebut merupakan masukan bagi computer

OUTPUT

- Pengertian :
Keluaran, hasil dari suatu proses, baik berupa data maupun berbentuk informasi yang telah diolah.
} Cara Pengumpulan Data :
- Dokumentasi : - Lebih sering memuat penjelasan bagaimana tugas akan
dikerjakan (dari pada bagaimana mereka akan mengerjakan tugas
sekarang ini).
- Standar
- Manual
- Historis
- Praktek yang baik

- Interview : 1. Terstruktur
- Efisien
- Memerlukan pelatihan
2. Tidak Terstruktur
- Tidak efisien
- Tidak memerlukan pelatihan
3. Semi Terstruktur
- Baik
- Seringkali tepat untuk digunakan

- Observasi : - Di dalan observasi, lihat apa yang dikerjakan user
- Merekam dengan videotape (untuk melihat kembali atau mengulangi)
- Gunakan catatan, bagan

- Survei / Kuesioner : - Penyelidikan vs konfirmasi
- Open-ended vs kategorikal
Apa yang anda perlukan untuk melakukan …… ? (buat daftar)Dari hal-hal berikut ini mana yang paling penting untuk melakukan ….. ? (pilih)
- Jika anda bertanya itu, gunakan sesuatu itu. Jika anda tidak menggunakan itu, jangan tanyakan itu.
- Pencatatan data secara otomatis : - Keystroke/mouse click monitoring
- Timer
- Logs
- Physical location/movement trackers
Cell phones
Aware home

REPRESENTASI DATA

- Pengertian :

Proses perubahan konsep-konsep yang abstrak maupun nyata dalam bentuk yg kongkret


} Cara Melakukan Representasi Data :
• Daftar, ringkasan, matriks :
- Gunakan alat bantu bagan
- Tambahkan detail yang semakin bertambah
- Ketahui lebih lanjut berapa detail yang cukup
- Akankan ditambah ringkasan yang dihubungkan dengan sub-tugas
khusus
- Baik untuk tugas yang terurut
- Tidak mendukung dengan baik tugas-tugas yang paralel
- Tidak mendukung dengan baik percabangan

• Naratif :
- Menjelaskan tugas-tugas dalam bentuk kalimat
- Seringkali versi diperluas dari daftar atau ringkasan
- Lebih efektif untuk mengkomunikasikan ide-ide umum dari tugas
- Tidak efektif untuk detail
- Tidak efektif untuk tugas yang bercabang
- Tidak efektif untuk tugas parallel



• Hierarki
Hierarki Task Analysis (HTA)
- Notasi grafik dan dekomposisi dari tugas
- Tugas merupakan kumpulan dari aksi
- Tugas diatur ke dalam rencana
Mengelompokkan sub-tugas dengan berurut lebih disukai dan
kondisi-kondisi prasyarat

SKEMA ANALISIS TUGAS

Senin, 04 Oktober 2010

Grafik Komputer Konsep 3 Dimensi

Pengamatan 3D menyerupai proses pengambilan gambar melalui fotografi !
Analogi Kamera dan Transformasi :
•Transformasi Proyeksi Menyesuaikan lensa pada kamera Sudut pandang Paralel atau Proyeksi
•Transformasi PandanganTripod : mendefinisikan posisi dan orientasi volume pandangan di dunia nyata
•Transformasi Model, menggerakan model
•Transformasi ViewportMemperbesar atau memperkecil fisik foto.


Hidden Surface Removal
•Bagaimana cara kita menampilkan objek yang saling bertumpang tindih sehingga pada akhirnya hanya bagian depan dengan pixel yang berkontribusi saja yang tampil ?
•Dapatkah kita melanjutkannya (memperbesar/memperkecil area yang bertumpang tindih) dan menghindari rasterisasi yang tidak diperlukan ?
•Dapatkah kita menangani objek yang transparant dan semi-transparant ?

Grafik Komputer Konsep 3 Dimensi

Alur Proses Grafik Komputer 3D

•Penetapan ruang model.
•Transformasi model adalah menempatkan model pada sistem koordinat umum yang disebut ruang dunia (world space).
•Semua objek, sumber cahaya dan sudut pandang pengamat, berada pada ruang dunia.
•Penolakan dilakukan terhadap bagian-bagian yang tidak perlu dalam upaya optimisasi.

•Cahaya menyebabkan suatu objek dapat terlihat
•Warna objek ditentukan dari properti material objek itu sendiri dan sumber cahaya pada tampilan tersebut.
•Algoritma Illuminasi tergantung pada model bayangan (shading model) dan model permukaan (surface model).

•Transformasi pengamatan adalah bentuk lain dari koordinat sistem
•Memetakan titik-titik yang ada pada ruang dunia ke ruang mata
•Posisi pengamat ditransformasikan ke asalnya
•Arah pengamatan diorientasikan sepanjang axis
•Mendefinisikan pengamtan volume.

•Selanjutnya dilakukan kliping pada tampilan objek dalam gambaran volume 3D yang disebut viewing frustum
•Pada tahap ini dilakukan eliminasi total pada objek (dan bagian objek) yang tidak visible bagi citra.•Objek selanjutnya diproyeksikan ke dalam 2D
•Transformasikan dari ruang mata ke ruang tampilan (screen space)

space•Transformasi akhir, dari ruang koordinat tampilan (screen-space coordinate) ke viewport coordinate
•Tahap rasterisasi melakukan scanobjek dan mengkonversinya ke dalam pixel
.•Melakukan interpolasi parameter
•Melakukan beragam operasi 2D




Model 3D
•Model : representasi objek atau sistem
•Pemodelan : kreasi dan manipulasi representasi objek atau sistem•Model -> Render -> Display
•Tipe Model–Model Geometri
•Penggunaan entitas geometri untuk menggambarkan objek
•Contoh : garis, poligon, kurva, dll–Model Descriptive
•Representasi matematik atau konseptua
l•Contoh : persamaan dan deskripsi atribut
•Representasi Pemodelan–Constructive Solid Geometry (CSG) dan Hierarchical Modelling–Hierarchical Modelling : model grafis yang disusun dari sejumlah model individual–Hierarchical model melibatkan proses transformasi++


Representasi
•Representasi Objek 3D–Representasi Batas
•Representasi Permukaan
•Facet poligon, permukaan spline dikonversi ke dalam bentuk jaring poligon–Representasi Solid (Space partitioning)
•Representasi objek melalui sekumpulan set padat (kubus).
•Suatu Objek tersusun dari kumpulan poligon (facet).
•Setiap permukaan dari poligon yang membentuk objek akan memuncukan garis Normal, yaitu vektor tegak lurus pada permukaan. Fungsinya untuk bayangan


Pengamatan 3D
Bagaimana menetapkan ….
•Dari sudut mana kita memandang objek tersebut ?
•Dimana kita melihatnya objek tersebut ?
•Dengan cara seperti apa kita melihat objek tersebut ?



Pengamatan 3D menyerupai proses pengambilan gambar melalui fotografi !
Analogi Kamera dan Transformasi :
•Transformasi Proyeksi Menyesuaikan lensa pada kamera Sudut pandang Paralel atau Proyeksi
•Transformasi PandanganTripod : mendefinisikan posisi dan orientasi volume pandangan di dunia nyata
•Transformasi Model, menggerakan model
•Transformasi ViewportMemperbesar atau memperkecil fisik foto.


Hidden Surface Removal
•Bagaimana cara kita menampilkan objek yang saling bertumpang tindih sehingga pada akhirnya hanya bagian depan dengan pixel yang berkontribusi saja yang tampil ?
•Dapatkah kita melanjutkannya (memperbesar/memperkecil area yang bertumpang tindih) dan menghindari rasterisasi yang tidak diperlukan ?
•Dapatkah kita menangani objek yang transparant dan semi-transparant ?


Illuminasi
•Illuminasi : Perpindahan energi(khusunya luminous flux dari cahaya yang terlihat) dari sumber cahaya ke permukaan dan titik-titik.
•Bagaimana kita memodelkan cahaya/sinar ?
•Bagaimana kita memodelkan pantulan dari permukaan yang dikenai cahaya
•Komponen Illuminasi :
–Sumber Cahaya
•Spektrum Daya Pancar/ Emittance Spectrum (Warna)
•Geometry (posisi dan arah)
•Pelemahan Arah /Directional Attenuation
–Properti Permukaan/Surface Properties
•Spektrum Pantulan /Reflectance Spectrum (Warna) untuk beragam aspek illuminasi
•Geometry (posisi, orientasi,dan struktur mikro)
•Penyerapan



Bayangan
•Bayangan adalah proses penentuan warna dari semua pixel yang menutupi permukaan menggunakan model illuminasi.
•Metodenya melliputi :
–Penentuan permukaan tampak pada setiap pixel
–Perhitungan normal pada permukaan
–Mengevaluasi intensitas cahaya dan warna menggunakan model illuminasi.
•Metode pembuatan bayangan cukup mahal, untuk membuatnya lebih efisien dilakukan melalui kustomisasi untuk merepresentasikan permukaan yang spesifik.
•Jaring poligon secara umum sering digunakan untuk merepresentasikan permukaan yang kompleks.
•Informasi geometri yang tersedia hanyalah vertice dari poligon
•Interpolasi dari model bayangan dapat digunakan untuk meningkatkan substansi secara lebih efisien.



Ragam Teknik Bayangan
-Constant Shading
-GouraudShading
-PhongShading

Rabu, 29 September 2010

Grafika komputer

Grafika Komputer pada dasarnya adalah suatu bidang komputer yang memelajari cara-cara meningkatkan dan memudahkan komunikasi antara manusia dengan mesin (komputer) dengan jalan membangkitkan, menyimpan, dan memanipulasi gambar model suatu obyek mengunakan komputer. Grafika Komputer memungkinkan kita untuk berkomunikasi lewat gambar-gambar, bagan-bagan, dan diagram-diagram.

Grafika komputer (Inggris: Computer graphics) adalah bagian dari ilmu komputer yang berkaitan dengan pembuatan dan manipulasi gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.

Bagian dari grafika komputer meliputi:
- Geometri: mempelajari cara menggambarkan permukaan bidang
- Animasi: mempelajari cara menggambarkan dan memanipulasi gerakan
- Rendering: mempelajari algoritma untuk menampilkan efek cahaya
- Citra (Imaging): mempelajari cara pengambilan dan penyuntingan gambar.

Grafika komputer 3D
adalah representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Hasil ini kadang kala ditampilkan secara waktu nyata (real time) untuk keperluan simulasi. Secara umum prinsip yang dipakai adalah mirip dengan grafika komputer 2D, dalam hal: penggunaan algoritma, grafika vektor, model frame kawat (wire frame model), dan grafika rasternya.

Grafika komputer 3D sering disebut sebagai model 3D. Namun, model 3D ini lebih menekankan pada representasi matematis untuk objek 3 dimensi. Data matematis ini belum bisa dikatakan sebagai gambar grafis hingga saat ditampilkan secara visual pada layar komputer atau printer. Proses penampilan suatu model matematis ke bentuk citra 2 D biasanya dikenal dengan proses 3D rendering.

Grafika komputer dan teori Implementasi
Grafika komputer akhir-akhir ini mulai dirasa sangat penting dan mencakup hampir semua bidang kehidupan seiring dengan semakin pentingnya sistem komputer dalam berbagai kegiatan. Grafika komputer merupakan gambar atau grafik yang dihasilkan oleh komputer. Teknik-teknik yang dipelajari dalam grafika komputer adalah teknik-teknik bagaimana membuat atau menciptakan gambar dengan menggunakan komputer. Ada beberapa program, dari yang sederhana sampai program yang sangat kompleks, yang dapat digunakan untuk membuat gambar komputer, antara lain Paint, Microsoft Photo Editor, Adobe Photoshop, Maya, Autocad, 3D Space Max, dan lain-lain.

sumber : google

Jumat, 11 Juni 2010

BIAYA PRODUKSI MINIMAL

Biaya produksi atau operasional dalam sistem industri memainkan peran yang sangat penting, karena ia menciptakan keunggulan kompetitif dalam persaingan antar industri dalam pasar global. Hal ini disebabkan proporsi biaya produksi dapat mencapai sekitar 70% – 90% dari biaya total penjualan secara keseluruhan, sehingga reduksi biaya produksi melalui peningkatan efisiensi akan membuat harga jual yang ditetapkan oleh produsen menjadi lebih kompetitif.

Pekerjaan manajemen pertama-tama terpusatkan pada perencanaan yang didalamnya termasuk penetapan tujuanserta perinciannya.Yangkeduaialahpengawasan dan pengendalian, yang termasuk kedalamnya tahapan-tahapan pembinaan pencapaian tujuan diatas. Agar dapat dijaga supaya tujuan tersebut benar-benar dicapai atau tidak melesat, maka manajemen memerlukan informasi mengenai pelaksanaan organisasi. Dari bagian accountinglah manajemen memerlukan informasi, termasuk pula masalah atau perihal pembiayaan kegiatan/atau operasi organisasi itu.

Dalam acounting umum/keuangan, istilah biaya dikenal sebagai pengorbanan atau beban dalam memperoleh barang atau jasa. Pengorbanan itu harus diukur apakah dengan pengeluaran uang, penggunaan harta lain, penyerahan jasa dan bentuk lainnya. Pengertian demikian telah biasa ditemukan dalam accounting pada umumnya. Tetapi dalam Akuntansi Manajemen mempunyai berbagai arti, tergantung cara penggunaannya. Sebabnya karena banyaknya ragam ragam dari biaya itu. Dan banyak cara pengklasifikasian yang dilakukan berdasarkan keperluannya, menurut pandangan/arah yang ditentukan oleh manajemen.

KLASIFIKASI UMUM TENTANG BIAYA

Biaya, diketemukan disemua jenis organisasi, baik itu organisasi perusahaan,ataupun organisasi yang bukan perusahaan:industrikah perusahaan itu, perusahaan dagang,jasa,atau penjual secara eceran. Umumnya jenis biaya itu dikeluarkan sesuai dengan arah dan tujuan perusahaan.Akuntansi biaya lebih banyak dipergunakan dalam perusahaan dagang dan jasa,sehingga akan nampak jelas sekali klasifikasin.

Teori Biaya Produksi Biaya kesempatan adalah nilai sumber daya dalam penggunaan yang terbaik. Biaya kesempatan perlu dipertimbangkan dalam mengukur seluruh biaya produksi.

Biaya eksplisit adalah biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi yang berbentuk kas, sedangkan biaya implisit adalah biaya dikeluarkan dalam proses produksi dalam bentuk nonkas.

Keuntungan ekonomi adalah penerimaan dikurangi semua biaya, tercakup di dalamnya pengembalian normal untuk manajemen dan modal.

Biaya marjinal adalah perubahan biaya total yang berkaitan dengan perubahan satu unit output. Sedangkan, biaya inkremental dapat diartikan sebagai tambahan biaya total dari penerapan keputusan manajerial.

Biaya Rata-rata, Biaya Marjinal dan Biaya Total Rata-rata

Fungsi biaya rata-rata atau unit-1 kadang-kadang lebih berguna dari fungsi biaya total dalam pengambilan keputusan suatu usaha di sektor pertanian. Fungsi biaya rata-rata dapat diperoleh dengan membagi fungsi biaya total yang relevan dengan output.

Biaya marjinal adalah perubahan biaya total yang berkaitan dengan perubahan output (output).

Fungsi biaya marjinal berpotongan dengan fungsi biaya total rata-rata dan fungsi biaya variabel rata-rata di titik minimum ke dua fungsi tersebut.

Fungsi biaya rata-rata jangka panjang akan:

(a) Menurun, apabila skala pengembalian dalam produksi adalah meningkat,
(b) Konstan, apabila skala pengembalian dalam produksi adalah konstan, dan
(c) Meningkat, apabila skala pengembalian dalam produksi adalah menurun.

Fungsi biaya rata-rata jangka panjang adalah merupakan kurva amplop dari sejumlah kurva biaya rata-rata jangka pendek.

Pada tingkat output yang hasilnya di spesifikasi tingkat keuntungan ekonomi diperoleh dengan membagi keuntungan ditambah biaya tetap total dengan kontribusi keuntungan

Analisis titik impas adalah spesial pada kasus analisis keuntungan di mana keuntungan diharuskan sama dengan nol.

Suatu usaha dapat dikatakan tinggi tingkat pengungkitannya apabila biaya tetap adalah relatif lebih besar (tinggi) dari pada biaya variabel. Pada umumnya, penggunaan analisis pengungkitan operasi menyatakan secara tidak langsung tingginya tingkat risiko keuntungan sepanjang waktu. Dalam arti kata, peningkatan nilai pengungkitan operasi menyatakan lebih bervariasinya keuntungan sepanjang waktu, oleh karena itu tinggi tingkat risikonya.

Pengungkitan operasi dapat diukur dengan elastisitas keuntungan, yang didefinisikan sebagai persentase perubahan keuntungan yang berkaitan dengan satu persen perubahan output.

Biaya produk Suatu perusahaan industri lebih kompleks dari orgaisasi lainnya,dalam perusahaan industri terdapat kegiatan-kegiatan yang lebih luas, seperti berproduksi,administrasi dan marketing.Suatu pengertian akan struktur biaya produksi akan lebih baik bila kita dapat mengenali lebih dahulu bagaimana struktur dari organisasinya itu sendiri. Berpoduksi merupakan proses perubahan bentuk dari bahan mentah menjadi barang jadi, dengan menggunakan alat-alat berproduksi dan tenaga kerja.Tetapi mengenai penjualan barang selesainya adalah merupakan hubungan perusahaan tersebut dengan piak luar perusahaan.
Biaya produksi pada dasarnya merupakan 3 (tiga) elemen yang saling berkaitan,yaitu:

1. Bahan langsung
2. Upah langsung
3. Overhead produksi.(Biaya produksi tidak langsung).

http://google.com

FUNGSI PRODUKSI

Bagian produksi adalah suatu bagian yang ada pada perusahaan yang bertugas untuk mengatur kegiatan-kegiatan yang diperlukan bagi terselenggaranya proses produksi. Dengan mengatur kegiatan itu maka diharapkan proses produksi akan berjalan lancar dan hasil produksi pun akan bermutu tinggi sehingga dapat diterima oleh masyarakat pemakainya. Bagian produksi dalam menjalankan tugasnya tidaklah sendirian akan tetapi bersama-sama dengan bagian-bagian lain seperti bagian pemasaran, bagian keuangan serta bagian akuntansi. Oleh karena itu haruslah diadakan koordinasi kerja agar semua bagian dapat berjalan seiring dan seirama dan dapat dihindarkan benturan – benturan kepentingan antar bagian dalam perusahaan.
Tanpa adanya perencanaan yang matang, pengaturan yang bagus serta pengawasan akan mengakibatkan jeleknya hasil produksi. Di samping hasil produksi yang harus bagus kwalitasnya juga harus di pikirkan pula agar jangan sampai terjadi hasil produksi bagus tapi ongkos yang diperlukan untuk keperluan itu terlalu besar. Biaya produksi yang terlalu tinggi akan berakibat harga pokok produksinya menjadi besar dan hal ini akan mengakibatkan tingginya harga jual produk, sehingga akan tidak terjangkau oleh konsumen. Inilah yang merupakan tugas dari bagian produksi. Tugas-tugas tersebut akan dapat terlaksana dengan baik dengan mengacu pada pedoman kerja tertentu. Pedoman kerja yang harus menjadi arah kerja bagi bagian produksi dapat dirumuskan dalam empat hal yaitu :
1. Tepat Jumlah
2. Tepat Mutu
3. Tepat Waktu
4. Tepat Ongkos/Harga
Jumlah produk yang dihasilkan haruslah direncanakan dengan baik agar tidak terlalu banyak maupun terlalu sedikit. Bila produksi terlalu banyak tentu saja akan mengakibatkan bertumpuknya hasil produksi di gudang. Hal ini akanmengakibatkan disamping barang tersebut akan mengalami kerusakan dalam penyimpanannya, maka penumpukan tersebut berarti banyak modal yang tertanam dalam barang jadi itu berhenti dan menjadi kurang efektif.
Dengan pedoman pada empat hal tersebut maka bagian produksi akan dapat mencapai sasarannya dengan baik. Keempat hal tersebut dapat dikenal dengan mudah sebagai “empat tepat”.
Adapun tugas tersebut secara garis besarnya dapat kita bagi menjadi beberapa macam yaitu :
1. Perenganaan Produk
2. Perencanaan Luas Produksi
3. Perencanaan Lokasi Pabrik
4. Perencanaan Layout Mesin-mesin Pabrik
5. Perencanaan Bahan Baku
6. Pengaturan Tenaga Kerja
7. Pengawasan Kwalitas

HTTP://GOOGLE.COM

ELASTISITAS DAN MACAM-MACAM BESARAN ELASTISITAS

Elastisitas adalah ukuran derajad kepekaan jumlah permintaan terhadap perubahan salah satu faktor yang mempengaruhi

Konsep Dasar Elastisitas

Elastisitas merupakan salah satu konsep penting untuk memahami beragam permasalahan di bidang ekonomi. Konsep elastisitas sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusi kemakmuran.
Dalam bidang perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk memahami dampak dari suatu kebijakan. Sebagai contoh, Pemerintah Daerah dapat mengetahui dampak kenaikan pajak atau susidi terhadap pendapatan daerah, tingkat pelayanan masyarakat, kesejahteraan penduduk, pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan investasi, dan indikator ekonomi lainnya dengan menggunakan pendekatan elastisitas. Selain itu, konsep elastisitas dapat digunakan untuk menganalisis dampak kenaikan pendapatan daerah terhadap pengeluaran daerah atau jenis pengeluaran daerah tertentu. Dengan kegunaannya tersebut, alat analisis ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam memutuskan prioritas dan alternatif kebijakan yang memberikan manfaat terbesar bagi kemajuan daerah. Elastisitas dapat mengukur seberapa besar perubahan suatu variabel terhadap perubahan variabel lain. Sebagai contoh, elastisitas Y terhadap X mengukur berapa persen perubahan Y karena perubahan X sebesar 1 persen. Elastisitas Y terhadap X= % perubahan Y / % perubahan X Untuk memudahkan pemahaman terhadap konsep tersebut, berikut ini akan dibahas berbagai jenis elastisitas. Pembahasan elastisitas ini dijelaskan dalam konteks pasar, yaitu antara permintaan dan penawaran barang. Dengan memahami konsep tersebut, Pemerintah Daerah nantinya akan mampu mengaplikasikan konsep tersebut dalam pemerintahan daerah sesuai konteks yang dihadapi, baik dalam hal Pemerintah Daerah menjadi penyedia barang dan jasa publik maupun dalam berbagai kondisi lainnya.

Macam-macam besaran elastisitas:

1. elastisitas permintaan.
2. elastisitas permintaan dan total penerimaan.
3. elastisitas penerimaan.
4. elastisitas silang.
5. elastisitas penawaran.
6. elastisitas fisika dasar
7. elastisitas harga dari permintaan

http://google.com